Jumat, 22 November 2013
KUMPULAN IBU TERHEBAT&TERUNIK DI DUNIA
Fakta Unik - Berikut ini adalah ibu-ibu yang pernah ada di dunia dan merupakan ibu-ibu yang paling unik dan aneh yang pernah ada.
1. Melahirkan 8 Bayi dengan selamat
Dikenal sebagai "Octomom", Nadya Denise Doud-Suleman Gutierrez menyita perhatian internasional setelah melahirkan octuplets pada bulan Januari 2009. Octuplets kedua yang lahir dan hidup di AS dengan cepat melampaui tingkat kelangsungan hidup sebelumnya di seluruh dunia untuk satu set lengkap octuplets. Suleman, seorang ibu tunggal sudah memiliki enam anak lain di rumah pada saat itu, dan bersama dengan octuplets, mereka semua dikandung melalui fertilisasi in-vitro, yang menyebabkan banyak kontroversi.
2. Ibu Paling Muda Di Dunia [5 Tahun]
Lina Madinah adalah ibu termuda dalam sejarah medis, melahirkan pada usia 5 tahun 7 bulan 21 hari. Lahir di Ticrapo, Peru, Madinah dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya pada usia lima tahun karena peningkatan ukuran perut. Dia awalnya dianggap memiliki tumor, tetapi para dokter memvonis dia hamil tujuh bulan. Dr Gerardo Lozada membawanya ke Lima, Peru, dan memastikan bahwa Madinah hamil.
Satu bulan setengah kemudian, pada tanggal 14 Mei 1939, ia melahirkan seorang anak laki-laki dengan operasi caesar karena panggulnya yang kecil. Operasi dilakukan oleh Dr Lozada dan Dr Busalleu, dengan Dr Colareta memberikan anestesi. Kasusnya dilaporkan secara detail oleh Dr Edmundo Escomel dalam jurnal medis La Presse Médicale, termasuk rincian tambahan bahwa telah terjadi menarche pada usia delapan bulan payudara nya membesar pada usia empat tahun.
3. Ibu Tertua saat melahirkan
Setelah menunggu lebih dari 40 tahun untuk anak pertama, wanita India Rajo Devi Lohan melahirkan pada bulan November 2008, pada usia 70.
4. Ibu dengan kelahiran terbanyak [69 Anak]
Menurut Guinness Book of Records, ibu yang paling produktif sejarah adalah seorang petani dari Shuya, Rusia, yang dikenal hanya sebagai istri Feodor Vassilyev, yang melahirkan tidak kurang dari 69 anak-anak di abad 18, dari 27 kehamilan
5. Ibu Pria pertama di Dunia
Thomas Beatie adalah Orang pertama yang menjadi seorang ibu pria. Dilahirkan sebagai seorang wanita. Dia menjalani operasi dan perawatan sepuluh tahun dan sekarang hidup sebagai seorang pria di Oregon. Dia hamil karena histerektomi, Beatie memutuskan untuk punya bayi sendiri, melalui inseminasi buatan menggunakan sperma donor dan sel telur itu milik Beatie sendiri.
6. Ibu Kembar tertua
Benar-benar bertekad untuk memiliki seorang putra pada usia 70 tahun, Omkari Panwar menjadi ibu kembar tertua. Sama dengan suaminya Charan Singh Panwar nya, Mereka membayar biaya perawatan untuk mempunyai ahli waris laki-laki atas perkebunan keluarga. Setelah menjual kerbau, menggadaikan tanah, menghabiskan tabungan hidup mereka dan mengambil pinjaman kartu kredit . Panwars sudah memiliki dua putri dewasa, dan lima cucu, tapi mereka hanya ingin seorang putra .
7. Ibu Pengganti Tersubur di Dunia
Carole Horlock ibu pengganti , telah melahirkan 12 bayi dalam 13 tahun - termasuk kembar tiga. Ini adalah rekor dunia untuk ibu pengganti paling produktif. "Ketika saya pertama kali menjadi ibu pengganti, saya berharap melakukannya hanya sekali," katanya. "Tapi aku sangat menikmatinya.. Setelah aku melahirkan bayi aku ingin melakukannya lagi." Dia dibayar rata-rata $ 25.000 hingga $ 30.000 untuk layanan tersebut.
8. Ibu Terkecil di Dunia
Ibu terkecil di dunia ini telah melahirkan untuk kali ketiga. Meskipun ia di peringatkan akan membahayakan hidupnya. Stacey Herald, yang memiliki tinggi 2, 4 inch, diberitahu bahwa kehamilan bisa membunuhnya. Namun dengan berani Ia menantang para dokter untuk memiliki dua bayi.
Dia divonis menderita osteogenesis imperfekta, yang menyebabkan rapuh tulang dan paru-paru sehingga menyebabkan dia tidak berkembang, dan berarti dia gagal untuk tumbuh. Nyonya Herald, yang menggunakan kursi roda, dan suaminya Will, yang memiliki tinggi 5,9 inch, dgn tdk sabar menunggu kelahiran bayi ketiga mereka.
Dia mengaku saat sedang hamil adalah saat 'tidak nyaman' dan hanya terbaring di tempat tidur selama berminggu-minggu.
9. Ibu dengan Bayi Terkecil di Dunia
Mahajabeen Sheikh melahirkan Rumaisa Rahman pada tanggal 19 September 2004 di Loyola University Medical Center. Bayi yang beratnya hanya 8,6 ons dan panjang 10 inci merupakan bayi terkecil di dunia. Ia dilahirkan setelah 25 minggu enam hari kehamilan ibunya. Rumaisa, yang tinggal dengan kedua orangtua di Hanover Park, beratnya hanya 8,6 ons pada saat lahir, tapi sekarang berat sekitar 15 kilogram dan dalam keadaan sehat.
10. Ibu dengan Interval Terlama Antar Anak
Elizabeth Ann Buttle memiliki dua anak, Belinda dan Joseph, ada yang khusus dalam dirinya. Belinda Buttle lahir pada 19 Mei 1956. Bagian luar biasa adalah interval antara kelahiran Belinda dan Joseph. Interval terpanjang antara Kelahiran Joseph Buttle lahir pada tanggal 20 Nopember 1997 ketika Elizabeth Ann Buttle berusia 60 tahun. Berarti kelahiran pertama dengan kedua memiliki selang waktu 41 tahun 185 hari. Belinda Buttle lahir pada 19 Mei 1956.
METODE-METODE DALAM SOSIOLOGI
Sosiologi
mempunyai cara-cara atau metode yang juga dipergunakan oleh ilmu pengetahuan
lainnya. Pada dasarnya mempunya dua jenis yaitu:
a. Metode kualitatif
Metode ini mengutamakan bahan yang sukar
dapat diukur dengan angka-angka atau dengan ukuran-ukuranlain yang bersifat
eksak, walupun bahan-bahan tersebut terdapat dengan nyata didalam mayarakat. Di
dalam metode kualitatif uga terdapat metode lainnya, seperti:
·
Metode historis
Metode ini menggunakan analisis atas peristiwa-peristiwa
dalam masa silam untuk merumuskan prinsip-prinsip umum. Seorang sosiologi yang
ingin menyelidiki akibat-akibat revolusi (secara umu) akan mempergunakan
baha-bahan sejarah untuk meneliti revolusi-revolusi penting yang terjadi dalam
masa silam.
·
Metode komparatif
Metode in mementingkan perbandingan antara
bermacam-macam masyarakat beserta bidang-bidangnya, untuk memperoleh
perbedaan-perbedaan dan persamaan-persamaan serta sebab-sebabnya yang bertujuan
untuk mendapatkan petunjuk-petunju mengenai perilaku masyarakat pada masa silam
dan masa sekarang, dan juga mengenai tingkat peradaban masayarakat yang
berbeda-beda.
·
Metod.e studi kasus (case
study)
Metode ini bertujuan untuk mempelajari
sedalam-sadalamnya salah-satu gejala nyata dalam kehidupan masyarakat. Studi
kasus dapat digunakan untuk menelaah suatu keadaan, kelompok, masyarakat
setempat (community), lembaga-lembaga maupun individu-individu. Dasarnya adalah
bahwa menelaah suatu persoalan khusus yang merupakan gejala umum dari persoalan
lainnya dapat menghasilkan dalil-dalil umum. Alat yang digunakan berupa:
a)
Wawancara (interview),
dilakukan secara tersusun maupun tidak tersusun. Penyelidik menyerahkan
pembicaraan kepada orang yang diajak berwawancara, dan yang terakhir penyelidik
memimpin pembicaraan. Penyelidik harus sadar bahwa apa yang dikemukakan oleh
yang diajak berwawancara, sedikit banyaknya pengaruh oleh kehadirannya.
b)
Pertanyaan-pertanyaan
(questionnaires)
Pada teknik ini telah dibuatkan pertanyaan-pertanyaan
yang diajukan
c)
Daftar pertanyaan-pertanyaan
(schedules)
Dimana dilakukan wawancara melaluidaftar
pertanyaan-prtanyaan yang telah disusun terlebih dahulu.
d)
Participiant observer
technique
Penyeidik ikut serta dalam kehidupan sehari-hari dari
kelompok sosial yang sedang diselidikinya. Penyelidik akan berusaha untuk tidak
mempengaruhi pola-pola kehidupan masyarakat yang sedang diselidikinya.
b. Metode kuualitatif
Mengutaakan
bahan-bahan keterangan dengan angka-angka., sehingga gejala-gejala yang
diteliti dapat diukur dengan mempergunakan skala-skala, indeks, table dan
formula-formula yang semuanya itu sedikit banyaknya mempergunakan imu pasti
atau metematika. Yang termasuk metode ini adalah metode statistik yang bertujuan menelaah gejala-gejala sosial
secara sistematis. Dan juga ditemukan suatu teknik yang dinamakan sociometry
yang meneliti hubungan–hubungan antar manusia dalam masyarakat secara
kuantitatif. Teknik ini menggunakan skala-skala dan angka-angka untuk
mempelajari hubungan manusia dalam masyarakat.
Metode
sosiologi lainnya didasarkan kepada penjenisan antara metode induktif yang
mempelajari suatu gejala khusus untuk mendapatkan kaidah-kaidah yang berlaku
dalam lapangan yang lebih luas, dan metode deduktif yang mempergunakan proses
sebaliknya yaitu mulai dengan kaidah-kaidah yang dianggap berlaku umum unuk
kemudian dipelajari dalam keadaan yang khusus.
Ada
juga penggolongan metode sosiologi kedalam jenis:
§ Metode empiris, yang menyandarkan diri pada keadaan yang
dengan nyata didapat dalam masyarakat. Metode ini diwujudkan dengan penelitian
yaitu cara mempelajari suatu masalah secara sistematis dan intensif untuk
mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak mengenai masalah tersebut. Penelitian
dibagi dua yaitu:
a. Basic research, penelitian yang bertujuan untuk
mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak dari ilmu pengetahuan.
b. Applied research, ditunjukkan pada penggunaan ilmu
pengetahuan secara praktis.
§ Metode rationalistis, yang mengutamakan pemikiran dengan
logika dan pikiran sehat untuk mencapai pengertian tentang masalah-masalah
kemasyarakatan. Metode ini banyak digunakan dahulu sampai sekarang masih ada
fungsionalisme oleh para sarjana sosiologi di Eropa.
Sosiologi juga sering
mempergunakan metode fungsionalisme. Yang bertujuan untuk meneliti kegunaan
lembaga-lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam mayarakat. Metode ini
berpendirian pokok bahwa unsur-unsur yang membentuk masyarakat mempunyai
hubungan timbal-balik yang saling mempengaruhi, masing-masing mempunyai fungsi
tersendiri dalam masyarakat.
Metode-metode
sosiologi tersebut diatas bersifat salang melengkapi dan para ahli sosiologi
seringkali menggunakan lebih dari satu metode untuk menyelidiki objeknya.
PENELITIAN SOSIOLOGI TANGGAPAN MAHASISWA UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA JURUSAN KPI SEMESTER 1 TENTANG HARI SUMPAH PEMUDA
A.
Pendahuluan
Pada
tangggal 28 Oktober 1928 para pemuda Indonesia menikrarkan untuk menegaskan
semangat untuk mencapai cita-cita berdirinya negara Indonesia. Disaat itu para pemuda Indonesia berkumpul
melakukan pertemuan untuk menyatukan tekat mereka memerdekakan Indonesia.
Semangat dan perjuangan para pemuda saat itu sangat berkobar.
Oleh
sebab itu kita sebagai pemud zaman sekarang selalu mereyakan memperingati
semangat juang pemuda masa lalu pada tanggal 28 Oktober sebagai hari sumpah
pemuda. Tetapi yang disayangka adalah peran pemuda saat ini belum maksimal
terjadi untuk sebuah perubahan membawa Indonesia menjadi lebih baik. Dari
banyak pemuda saat ini mereka lebih terlihat kurang aktif dalam hal tersebut.
Padahal isi dan makna dari sumpah pemuda itu sendiri menyerukan kepada para
pemuda Indonesia bersemangat bersatu membawa Indonesia kekemerdekaaan.
Karna
dari itu dalam penelitian kali ini mengambil tema tentang tangggapan mahasiswa
dalam hari sumpah pemuda. Peneliti kali ini mengambil data dari ruanglingkup
mahasiswa UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta jurusan KPI Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
semester 1. Peneliti ingin bertujuan mengetahui seberapa besarnya para mahasiswa
paham dan mengerti tentang hari sumpah pemuda. Dan juga apakah mahasiswa kali
ini ikut meramaikan dalam memperingati hari sumpah pemuda kali ini. Dan sebagai
pemuda saat ini apa harapannya di hari sumpah pemuda kali ini.
B.
Metodelogi
Metode
yang digunakan peneliti kali ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian
kualitatif menggunakan paradigma alamiah. Artinya, penelitian ini mengamsusikan
bahwa kenyataan-kenyataan empiris terjadi dalam suatu kontek sosio-kultural
yang saling terkait satu sama lain.[1]
Peneliti
disini berusaha menggambarkan fenomena
sosial secara holistik tanpa perlakuan manipulatif sehingga keaslian dan
kepastian menjadi faktor yang sangat ditekankan. Penelitian kualitatif bukan
hanya menggambarkan variabel-variabel tunggal melainkan dapat menggunakan
hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Penelitian menekankan
pada keaslian, tidak bertolak dari teori secara deduktif melainkan berangkat
dari fakta sebagaimana adanya. Rangkaian fakta yang dikumpulkan, dikelompokkan,
ditafsirkan, dan disajikan dapat menghasilkan teori. Karna dari tu metode
kualitatif tidak berdasarkan teori tetapi dapat menghasilkan teori, yang
disebut grounded theory (teori dari dasar).[2]
Jenis
metode kualitatif yang digunakan adalah metode studi kasus, yaitu metode
pengamatan tentang suatu keadaan kelompok, masyarakat setempat,
lembaga-lembaga, maupun individu-individu.[3]
Adapun tehnik yang digunakan dengan melakukan wawancara dangan menggunakan alat
berupa beberapa pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Dan penelitian ini
dilaksanakan pada tanggal 28-31 Oktober 2013 yang dilaksanak di Fakultas Ilmu
Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam
Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
C.
Temuan
Dalam penelitian kali ini
peneliti mengjukan beberapa pertanyaan, seperti:
1.
Apa itu hari sumpah pemuda?
2.
Apa kegunaan dari hari sumpah pemuda?
3.
Cara menerapkan hari sumpah pemuda?
4.
Apa harapan hari sumpah pemuda kali ini?
5.
Apa yang dilakukan pada hari sumpah pemuda kali ini?
Dari lima
orang perwakilan tiap kelas hasil penelitian yang saya temukan adalah:
·
Narasumber
satu
Narasumber
satu ini adalah mahasiswa jurusan KPI semester satu kelas A. Ia mengatakan
bahwa hari sumpah pemuda itu hari memperingati identitas bangsa Indonesia. Dia
mengatakan kegunaan dari hari sumpah pemuda adalah untuk mengetahui identitas
bangsa Indonesia dan mengetahui apa itu hari sumpah pemuda. Dan cara menerapkan
hari sumpah pemuda dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Harapan dia untuk supmah pemuda kai ini adalah agar para
pemuda bisa mengetahui identitas Indonesia lebih dalam. Dia sendiri yang
dilakukan pada hari sumpah pemuda kali ini menyelesaikan tugas-tugas kuliah.
·
Narasumber
dua
Narasumber
yang kedua ini mahasiswi dari jurusan KPI semester satu kelas B. Ia mengatakan
bahwa hari sumpah pemuda itu hari memperingati pemuda yang telah berjuang
memerdekakan idonesia dari penjajah. Dia mengatakan kegunaan dari hari sumpah
pemuda adalah untuk mengingat perjuangan pemuda masa lalu dalam pemperjuangi
pemerdekaan. Dan cara menerapkan hari sumpah pemuda dengan memikirkan apa yang
kurang dari negara, lebih mencintai kebudayaan, menambahkan rasa nasionalis dan lebih peduli terhadap negara Indonesia. Harapan
dia untuk sumpah pemuda kali ini adalah semoga negara ndonesia lebih baik lagi,
bisa menghapuskan KKN dan untuk para pemuda bisa melanjutkan pendidikannya
sampai akhir tidak hanya berhenti dijalan.
·
Narasumber
tiga
Narasumber
yang kedua ini mahasiswi dari jurusan KPI semester satu kelas C. Ia mengatakan bahwa hari sumpah pemuda itu
hari pengakuan masyarakat Indonesia jaman dahulu untuk bertekad menjadi negara
merdeka. Dia mengatakan kegunaan dari hari sumpah pemuda adalah untuk mengingat
kesadarn nasionalisme pemuda Indonesia bukan hanya secara teori maupun praktek.
Dan cara menerapkan hari sumpah pemuda dengan mengadan event berupa festival
budaya karna dalam event tersebut kita bisa memperkenalkan budaya Indonesia dan
sebagai tanda bukti pengakuan kebudayaan indonesia. Harapan dia untuk sumpah
pemuda kai ini adalah semoga masyarakat Indonesia lebih mencintai Indonesia,
lebih giat bekerja dan tidak korupsi. Dia sendiri yang dilakukan pada hari
sumpah pemuda kali ini menyelesaikan tugas-tugas kuliah, karna sebagai
mahasiswa menurut dia yaitu tugasnya belajar dengan rajin, bukan hanya demo
tetapi ikut turut andil dalam meningkatkan pemerintahan Indonesia.
·
Narasumber
empat
Narasumber
yang kedua ini mahasiswa dari jurusan KPI semester satu
kelas Ia mengatakan bahwa hari sumpah pemuda itu intinya hari pemuda aktif untk
mecitakan perubahan. Dia mengatakan kegunaan dari hari sumpah pemuda adalah
agar kita sebagai para pemuda saat ini bisa mencontoh pemuda dahulu yang
semangat mencapai kemerdekaan. Dan cara menerapkan hari sumpah pemuda dengan
aktif diperkuliahan, bergerak dalam masyarakat dan melihat keadaan dengan
kreatif. Harapan dia untuk sumpah pemuda kali ini agar para pemuda mempunyai
pikiran baru dan semangat baru. Dia sendiri yang dilakukan pada hari sumpah
pemuda kali ini yaitu memotivasi adik kelas dipondok untuk belajar dengan rajin.
·
Narasumber
lima
Narasumber yang
kedua ini mahasiswi dari jurusan KPI semester satu kelas E. Ia mengatakan bahwa hari sumpah pemuda itu
waktunya para pemuda mengeluarkan pendapatnya. Dia mengatakan kegunaan dari
hari sumpah pemuda adalah untuk mengingatkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme.
Dan cara menerapkan hari sumpah pemuda dengan mengisi upacara. Harapan dia
untuk sup ah pemuda kai ini adalah agar para pemuda Indonesia lebih kreatif dan
tidak anarkis . Dia sendiri yang dilakukan pada hari sumpah pemuda kali yaitu
mengucapkan dimdia sosial seperti facebook atau twitter untuk hari sumpah
pemuda.
D.
Kesimpulan
Dari 5
orang tersebut dapat simpulkan bahwa mereka mengartikan hari dumpah pemuda
yaitu hari yang waktunya mengingat perjuangan pemuda zaman dahulu dan
menerapkannya untuk aktif berpendapat saat ini. Dengan cara menerapkannya yaitu
dengan aksi-aksi yang positif yang dapt menambahkan rasa nasionalisme dan
Indonesia untuk lebih baik dengan membuang sikap negative yang ada saat ini.
Dan yang mereka lakukan di hari sumpah pemuda sebagian besar hanya mengerjakan
tugas kuliah yang memang menjadi kewajiban tanpa ada aksi penting lainya.
Dari
sini dapat diketahui bahwa pemuda saat ini kurang berperan aktif dalam
memperingati hari sumpah pemuda. Walaupu mereka berpikiran nasionalis dalam
menyikapi hari sumpah pemuda namun mereka sendiri tidak menerapkannya. Dan
hanya beberapa orang yng benar-benar mengerti apa hari sumpah pemuda itu
sebenarnya.
E.
Daftar pustaka
Ali,
Sayuthi. 2002. Metode Penelitian Agama. Jakarta: Rajawali Pers.
Soyomukti,
Nurani. 2010. Pengantar Sosioligi. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
F.
Identitas narasumber
·
Nama: Mohammad Fauzi Ardiansyah
Jurusan/Kelas: KPI/1A
Fakultas: Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Tempat, Tanggal Lahir: Tegal, 30 November
1995
Alamat:
Pasiripis, Kec. Kertajati, Kab. Majalengka
·
Nama: Mutiara Lestari Putri
Jurusan/Kelas: KPI/1B
Fakultas: Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Tempat, Tanggal Lahir: Bogor, 12 September
1995
Alamat: Jl. Singgalang Blok H 14 No 4, Reni
Jaya
·
Nama: Nur Khaleda Ayuningtiyas
Jurusan/Kelas: KPI/1C
Fakultas: Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 3 Oktober
1994
Alamat: Jl. Gotong Royong Cireundeu Indah
II RT 05/004 No.31
·
Nama: M. Azhar
Jurusan/Kelas: KPI/1D
Fakultas: Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 7 Juli 1995
Alamat: Jl. Ulujami
·
Nama: Ratu Syifa
Jurusan/Kelas: KPI/1E
Fakultas: Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 7 Desember
1995
Alamat: Jl. Pekapuran IV No. 76 D RT 01/05
Kel. Tanah Sereal Kec. Tambora
Selasa, 19 November 2013
6 Cara mengatasi stres saat mengerjakan skripsi
Cara mengatasi stres saat mengerjakan skripsi – Stress saat mengerjakan skripsi banyak dialami oleh mahasiswa tingkat akhir, namun tidak bagi mereka yang cepat menyelesaikan skripsi. Beberapa penyebab stres mengerjakan skripsi adakah karena dosen yang galak, susah mencari referensi, dosen yang sulit ditemui, biaya print skripsi yang lumayan banyak. Nah kali ini kita akan bagikan beberapa cara mengatasi stres saat mengerjakan skripsi.
1. Kenali pembimbingmu
Sebelum menghadap kepad pembimbingmu sebaiknya anda mengenali dahulu karakteri pribadinya. Anda dapat menanyakan kepada senior atau teman – teman yang kebetulan pernah dibimbing oleh beliau. denan demikian anda dapat mengetahui lebih dahulu sifat –sifat dari pembimbing anda. Anda harus mengetahui hal – hal yang menjadi point penting dalam menilai skripsi anda seperti dia memilki keahlian dibidang apa dan sebagainya.
2. lakukan pendekatan
Jika pembimbing kamu adalah orang yang sulit diajak kompromi maka cobalah lakukan pendekatan dengan mengetahui hal – hal yang disukainya, bahkan kalau perlu buat pembimbing adna menjadi akrab dengan anda sehingga memudahkan dalam menjalankan skripsi nantinya. Walaupun pembimbing anda adalah orang yang sangar tetap bisa lembut bila sudah akrab dengan anda.
3. Teliti sebelum diperiksa
Agar tidak terjadi kesalahan cobalah baca baik – baik skripsi anda 2 sampai 3 kali sebelum di print out dan di bawa ke pembimbing anda. Sebab salah sekecil apapun bisa fatal akibatnya bila anda tidak koreksi sebab dapat memperbanyak biaya print out juga dapat mengacaukan isi skripsi anda.
4. Jujur dan berani
Point ini akan mendukung kecepatan anda dalam menyelesaikan skripsi anda, sebaiknya anda selalu jujur dalam memasukkan referensi dan data di dalam skripsi anda agar saat pemeriksaan aman dari coretan yang banyak. Selain itu anda juga harus berani mempertahankan pendapat apabila ada koreksi yang tidak semestinya dari pembimbing mengenai skripsi anda.
5. Sesekali refresing
Bila skripsi anda sedang berada di tangan dosen dan menunggu beberapa hari untuk diambil koreksinya sebaiknya anda memanfaatkan momen tersebut untuk refresing menyegarkan otak anda.
6. berdoa dan semangat
Ingatlah untuk selalu berdoa kepada ALLAH SWT agar dimuluskan dalam mengerjakan skripsi. Dan paling penting adalah jangan mudah patah semangat terutama bila skripsi anda dicoret – coret oleh dosen pembimbing anda.
Selamat mencobasemoga dapat membantu menyelesaikan skripsi anda. baca juga Cara menghilangkan Komedo dan Cara Merawat Kulit
Foto : dinaoktariani.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)